Jumat, 15 November 2013

Tugas 5

Secara umum, produksi merupakan segala sesuatu yang secara langsung maupun tidak langsung diperuntukan untuk menghasilkan barang dan jasa ataupun meningkatkan nilai dari suatu barang yang mempunyai fungsi guna memenuhi kebutuhan manusia. Tujuan lain dari produksi adalah juga dimaksudkan untuk menghasilkan barang-barang konsumsi, yaitu barang-barang yang segera dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia secara langsung. Sedangkan secara ekonomi, produksi merupakan setiap kegiatan yang dilakukan manusia untuk menghasilkan/menaikan nilai kegunaan barang/jasa.

Sistem produksi dan operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan menjadi keluaran. Yaitu sistem produksi tidak hanya terdapat pada industri manufaktur, tetapi juga dalam industri jasa seperti perbankan, asuransi, pasar swalayan dan rumah sakit. Sistem produksi dan operasi dalam industri jasa menggunakan bauran yang berbeda dari masukan yang dipergunakan dalam industri manufaktur.

Sebagai contoh suatu perusahaan telekomunikasi dalam pengoperasiannya membutuhkan modal untuk suku cadang dan komponen elektronik serta peralatan yang terdapat dalam suatu bangunan, disamping peralatan transmissi suara melalui sistem kabel, menara microwave, station, computers dan operator telepon. 
Contoh sistem Produksi dan Operasi adalah sebagai berikut :

Produksi dan operasi
Masukan
Keluaran
Hotel
Resepsionis, Bell boy, laundry, staff, peralatan dan energy
Jasa penginapan, layanan menyenangkan, kepuasan, kepuasan laundry
Pabrik manufaktur
Peralatan, perlengkapan, tenaga kerja, energy dan bahan baku
Hasil produksi
Universitas
Fakultas, staff, peralatan pengetahuan, energy dan pengetahuan
Mahasiswa yang didik, penelitian dan pengabdian masyarakat, dll


Referensi :
aditama1808.wordpress.com/2011/04/08/produksi-secara-umum/
http://ilmugreen.blogspot.com/2012/07/pengertian-produksi.html
http://ekonomi-manajemendwianggoro.blogspot.com/2012_02_01_archive.html

Jumat, 08 November 2013

Tugas 4

1. Apa yang dimaksud dengan pemasaran?
    Jawab :

Ada beberapa denifini pemasaran yang dikemukakan oleh para ahli, yaitu :
a. Philip Kotler dan Amstrong
pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. 
b. William J.Stanton 
Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan jasa baik kepada konsumen saat ini maupun konsumen potensial”. 
c. Paul Smith, Chris Berry, dan Alan Rufold 
Pemasaran adalah suatu hubungan sistematis antara sebuah bisnis dan pasarnya, dimensi pelaku pasar memasang beberapa ide-ide yang luas, desain-desain, pesan-pesan, media, potongan-potongan, bentukbentuk dan warna-warna, keduanya untuk mengkomunikasikan ide-ide dan untuk merangsang persepsi khusus tentang produk dan layanan-layanan oleh individual masyarakat yang telah dikumpulkan atau disatukan dalam sebuah target pasar. 
d. Swasta 
Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang, jasa, ide kepada pasar sasaran agar dapat mencapai tujuan organisasi”. 
e. Sutisna 
Pemasaran adalah merupakan usaha untuk menyampaikan pesan kepada publik terutama konsumen sasaran mengenai keberadaan produk di pasar. Konsep yang secara umum sering digunakan untuk menyampaikan pesan adalah apa yang disebut sebagai bauran promosi. 
f. Muntaha 
Pemasaran adalah Proses pengolahan, produksi dan penyampaian informasi atau pesan-pesan melalui satu atau lebih saluran kepada khalayak sasaran secara berkesinambungan serta bersifat dua arah dengan tujuan menunjang dan efisiensi pemasaran suatu produk.

(Sumber : http://zaki-adverthink.blogspot.com/2013/02/pengertian-pemasaran-menurut-beberapa.html)

2. Mengapa pemasaran sering disebut juga sebagai permintaan? Jelaskan! (min.50 kata)
    Jawab :
Pemasaran tidak saja berkaitan dengan upaya mencari dan meningkatkan permintaan, tetapi juga mengolah permintaan pada saat tertentu. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pemasaran adalah suatu analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. Pemasaran berupaya mempengaruhi tingkat, saat, dan karakter permintaan dengan cara yang akan membantu pencapaian tujuan organisasi. Karena itu pemasaran sering disebut juga sebagai permintaan.
  (Sumber : http://books.google.co.id/books?id=EVfWJ7nbd-kC&pg=PA124&lpg=PA124&dq=mengapa+pemasaran+sering+disebut+juga+permintaan&source=bl&ots=o9usiqsOd3&sig=JIOX2nXL0bdCuclruvr7bkVksXY&hl=en&sa=X&ei=z519UqOQMo6srAf-j4GABw&redir_esc=y#v=onepage&q=mengapa%20pemasaran%20sering%20disebut%20juga%20permintaan&f=false)

3. Jelaskan apa perbedaan kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep inti pemasaran! (contoh min. 2)
    Jawab :
- Kebutuhan dalam konsep pemasaran  merupakan suatu hal yang penting baik bagi konsumen maupun pemasar karena dari kebutuhan-kebutuhan tersebutlah terciptanya produk yang akan di pasarkan kepada konsumen sehingga sangat berkaitan dengan pemasar.
- Keinginan merupakan suatu hal yang diinginkan dan diharapkan agar dapat memperoleh sesuatu yang di dambakan baik oleh konsumen maupun pemasar sendiri, karena seorang pemasar berkeinginana untuk bisa memuaskan konsumen serta  dapat memajukan perusahaannya.
Contoh kebutuhan :
1. Ilmu yang berkaitan dengan pemasaran
2. Pengalaman dalam bidang pemasaran
Contoh keinginan :
1. Mempunyai sarana dan prasarana yang banyak
2. Mempunyai pelayanan yang menggunakan teknologi canggih
( Sumber :http://agusnuramin.wordpress.com/2010/11/13/pengantar-bisnis-part-7-konsep-pemasaran/)

Jumat, 01 November 2013

Tugas 3

1. Apa yang dimaksud dengan perusahaan?
    Jawab :
Perusahaan adalah suatu organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang atau badan lain yang kegiatannya adalah melakukan produksi dan distribusi guna memenuhi kebutuhan ekonomis manusia. Di antara kebutuhan ekonomis manusia yaitu, sandang, pangan, papan dan kesenangan. Kegiatan produksi dan distribusi dilakukan dengan cara menggabungkan menggabungkan berbagai faktor produksi : alam (tanah, air, hutan, laut), tenaga kerja (manusia), dan modal (uang, bangunan, mesin, peralatan, dan lain-lain).
Kegiatan produksi dan distribusi pada umumnya adalah untuk mendapatkan laba. Namun demikian ada juga bentuk perusahaan yang tidak mempunyai tujuan mencari laba, misalnya yayasan sosial, yayasan keagamaan, yayasan pendidikan, dan lain-lain. Hasil suatu produksi dapat berupa barang dan jasa.
Secara garis besar perusahaan dapat di golongkan menjadi : 
1. Perusahaan Jasa ( service firm ) Yaitu perusahaan yang kegiatannya tidak menghasilkan berupa barang, tetapi menghasilkan jasa. Contohnya adalah kantor akuntan, kantor pengacara, Salon dll.
2. Perusahaan Dagang ( merchandising firm ) Yaitu perusahaan yang kegiatannya membeli barang yang sudah jadi dan menjualnya kembali tanpa melakukan pengolahan bentuk dan sifat barang tersebut. Contohnya dealer, Toserba, toko kelontong, dll. 
3. Perusahaan Manufaktur / Pabrik / Industri ( manufacturing firm ) Yaitu perusahaan yang kegiatannya mengolah bahan baku menjadi barang jadi dan kemudian menjual barang jadi tersebut. Contohnya adalah pabrik sepatu, pabrik roti, dll. 
(sumber : http://chalouiss.blogspot.com/2012/09/pengertian-dan-bentuk-perusahaan-atau.html)

2. Apa yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial?
    Jawab :
A. Perusahaan :
- Seluruh kegiatannya yang diarahkan untuk memperoleh laba.
- Memberi kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran
- Meningkatkan pendapatan pemerintah melalui pajak dan juga prestise. 
- Bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan atau laba dengan mengolah bahan baku atau sumber daya alam yang ada, jadi sumber pendapatannya berdasarkan tingkat keuntungan dari hasil penjualan produknya.
B. Lembaga Sosial
- Organisasi dalam bentuk kesadaran sosial 
- Bertujuan untuk dapat melayani masyarakat luas sesuai dengan bidangnya
- Mendapatkan pemasukan atau modal yang berasal dari sumbangan, hibah, atau subsidi dari pemerintah dan dermawan yang menjadi sumber pendapatannya.
Jadi perbedaan antara perusahaan dan lembaga sosial yaitu kalau perusahaan, dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit, artinya, perusahaan didirikan utuk menghasilkan laba. Sedangkan lembaga sosial, berorientasi non profit, misalnya seperti lembaga Swadaya Masyarakt (LSM).
(Sumber :  http://aghnia-rahmah.blogspot.com/2011/10/perbedaan.html)

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan perusahaan sebagai suatu sistem! (min. 50 kata)
    Jawab :
Sistem adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tujuan tertentu, antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat, maupun tanggung jawab sosial.
a. Kepada pemilik modal: pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
b. Kepada lembaga peneliti: membantu pendanaan.
c. Kepada pekerja: membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
d. Kepada konsumen: menyediakan barang dan jasa yang bagus.
e. Kepada pemerintah: membayar pajak.
3. Sifat sistem perusahaan
a. Kompleks
b. Sebagai suatu kesatuan / unit.
c. Sifatnya beragam.
d. Saling tergantung.
e. Dinamis
(sumber : http://juventus4ever.wordpress.com/2011/11/01/perusahaan-sebagai-suatu-sistem/)

Jumat, 25 Oktober 2013

Tugas 2

1.  Apakah yang dimaksud dengan bisnis?
    Jawab : 
Bisnis berasal dari bahasa Inggris business, mengembangkan kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Sedangkan dalam kamus lengkap bahasa Inggris karangan Prof. Drs. S. Wojowasito dan W.J.S Poerwadarminta, business diterjemahkan menjadi : pekerjaan; perusahaan; perdagangan; atau urusan. Jadi, bisnis bisa diartikan menjadi suatu kesibukan atau  aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan atau nilai tambah. Dalam ilmu ekonomi, bisnis merupakan organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis)

2.  Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi iklim bisnis di Indonesia? (min 7 poin)
     Jawab :
a. Lingkungan makroekonomi 
Lingkungan ekonomi makro akan mempengaruhi operasional perusahaan yang dalam hal ini keputusan     pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan kinerja keuangan dengan perbankan.  
b. Korupsi baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemda
Hal ini akan menyebabkan perusahaan yang jujur akan mengalami kerugian karena kehilangan kesempatan melakukan bisnisnya. Meski sesungguhnya hasil pekerjaanya jauh lebih baik dibanding perusahaan korup yang mengandalkan korupsi untuk mendapatkan tender dengan kualitas pekerjaan yang dapat dipastikan buruk.

c. Ketidakpastian hukum
Ketidakpastian hukum merupakan salah satu pertimbangan bagi para investor dalam berinvestasi di Indonesia dan akibatnya usaha yang telah di jalankan tidak berkembang dengan tidak adanya investor yang mau memberikan dananya di Indonesia, bukan tidak mungkin berpengaruh negatif juga pada posisi nilai tukar rupiah jika selanjutnya menimbulkan ketidakstabilan nasional.
 
d. Administrasi pajak
Asumsi pajak sebagai biaya, akan mempengaruhi laba sedangkan asumsi pajak sebagai distribusi laba, akan mempengaruhi tingkat pengembalian atas investasi. Demikian pula halnya dengan kewajiban membayar pajak, karena biaya pajak akan menurunkan laba setelah pajak, menurunkan tingkat pengembalian, dan menurunkan arus kas sehingga daya saing menjadi turun.
 
e. Pendidikan dan ketrampilan tenaga kerja
Pendidikan tenaga kerja merupakan alat untuk mengadopsi teknologi modern, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dalam perekonomian. Jadi, jika banyak tenaga kerja yang tidak memiliki ketrampilan dan pendidikan yang menunjang maka kegiatan produksi tidak akan berjalan dengan lanscar dan menimbulkan efek yang buruk dalam pertumbuhan bisnis yang di jalankan.

f. Surat ijin baik dari pemerintah pusat maupun pemda
Pentingnya surat izin untuk produksi, membuat produsen merasa aman akan produksinya yang tidak bisa di ganggu dengan alasan ketidak amanan dalam berusaha, namun di Indonesia sangat sulit untuk mendapatkan surat izin tersebut, sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang besar dalam pengurusannya dan pengurusannya menimbulkan kerugian tersendiri secara personal yaitu pemilik perusahaan dan nantinya berujung kecilnya gaji pegawai.
 
g. Tingkat kriminalitas, pencurian dan kerusuhan
Ketidakamanan situasi akan memperburuk usaha, karena dengan tingginya tingkat kriminalitas, pencurian dan kerusuhan akan membuat kerugian pada pengusaha, apalagi yang baru membangun bisnisnya. Kehilangan barang akan menimbulkan kerugian yang besar dalam jangka waktu tertentu.

h. Tingginya pengangguran
Adanya pengangguran karena mereka tidak menguasai ketrampilan yang di butuhkan dalam suatu pekerjaan ataupun karena ketrampilan mereka sudah umum sehingga tidak banyak yang membutuhkan dan akibatnya tidak mendapatkan penghasilan. Sehingga semakin tinggi pengangguran maka produksi yang di hasilkan oleh perusahaan tidak akan banyak di beli dan akan berujung dengan kegagalan pasar produksi.

i. Kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah merupakan seperangkat produk yang dihasilkan yang memuat pilihan atau keputusan yang dibuat oleh pemerintah untuk menyediakan barang-barang publik dan pelayanan kepada masyarakat.
 
j. Produktifitas suatu sektor
Peningkatan produktivitas suatu sektor akan diikuti oleh peningkatan output pada sektor yang bersangkutan dan sektor lainnya yang terkait. Sehingga jika produktivitas menurun maka outputpun menurun dan jika satu sektor mengalami penurunan bisnis yang terfokus pada satu sektor itu akan mengalami kerugian karena kelangkaan.
(Sumber : http://evadwiandini.wordpress.com/2012/10/15/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-iklim-bisnis-di-indonesia/)


3.  Seberapa besar bisnis tersebut berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari? (min 100 kata)
     Jawab :

Siapapun pasti pernah melakukan yang namanya “bisnis”. Bisnis itu sendiri sangatlah berpengaruh dalam kehidupan manusia. Karena bisnis mempunyai tujuan tertentu, yaitu untuk memperoleh keuntungan atau laba. Dengan adanya keuntungan tersebut, kita akan dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh manusia. Menurut saya, berbisnis itu dapat menguntungkan banyak pihak. Bukan hanya seorang pembisnis saja yang akan mendapatkan keuntungan dari bisnisnya tersebut, tetapi negara dan orang pribadipun akan mendapatkan keuntungannya.
Misalnya pada bisnis kain batik dan makanan tradisional. Bagi pembisnisnya mereka akan mendapatkan keuntungan berupa laba / uang.  Namun bagi negara akan mendapatkan keuntungan berupa pengenalan / pelestarian kekayaan budayanya. Sedangkan untuk pribadi dapat menikmati hasil yang diperoleh dari bisnis tersebut.

Penulisan 1



Hai...  
       Perkenalkan, nama saya Yunita Saraswati. Kenapa saya membuat blog ini? Pada awalnya si saya ga ngerti apa itu yang namanya “blog”. Tapi, setelah saya diwajibkan untuk membuat blog oleh Universitas Gunadarma, saya mulai untuk mempelajarinya. Memang sih, kalo bagi pemula seperti saya, untuk memahami sebuah blog itu awalnya sangat sulit. Tetapi setelah mencari-cari tahu info tentang blog dari teman, internet dan melakukan percobaan sendiri, saya mulai memahami apa itu blog dan bagaimana cara menggunakannya.
       Kesan-kesan dalam membuat blog ini adalah sangat bermanfaat walaupun prosesnya agak rumit. Karena dari blog ini, saya dapat menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen dan dapat menambah wawasan yang luas. Selain itu, dengan blog kita juga akan mendapatkan lebih banyak teman dari daerah manapun.