Senin, 28 Desember 2015

MATERIALITAS DAN RESIKO AUDIT



A.   KONSEP MATERIALITAS
Materialitas merupakan dasar penerapan standar auditing, terutama standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan. Oleh karena itu, materialitas mempunyai pengaruh yang mencakup semua aspek audit dalam audit atas laporan keuangan. Dalam SA Seksi 319 Risiko Audit dan Materialitas Audit dalam Pelaksanaan Audit mengharuskan auditor untuk mempertimbangkan materialitas dalam perencanaan audit, dan penilaian terhadap kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum.
Pengertian Materialitas adalah besarnya nilai yang dihilangkan atau salah saji informasi akuntansi yang dilihat dari keadaan yang melingkupinya, dapat mengakibatkan perubahan atas atau pengaruh terhadap pertimbangan orang yang meletakkan kepercayaan terhadap informasi tersebut, karena adanya penghilangan atau salah saji itu.

B.   PERTIMBANGAN AWAL TENTANG MATERIALITAS
Auditor melakukan pertimbangan awal tentang tingkat materialitas dalam perencanaan auditnya. Pertimbangan materialitas mencakup pertimbangan kuantitatif yang berkaitan dengan hubungan salah saji dengan jumlah kunci tertentu dalam laporan keuangan dan kualitatif yang berkaitan dengan penyebab salah saji.Dalam perencanaan suatu audit, auditor harus menetapkan materialitas pada dua tingkat berikut ini :
a.       Tingkat laporan keuangan, karena pendapat auditor atas kewajaran mencakup laporan keuangan sebagai keseluruhan.
b.      Tingkat saldo akun, karena auditor memverifikasi saldo akun dalam mencapai kesimpulan menyeluruh atas kewajaran laporan keuangan. 

C.   HUBUNGAN ANTARA MATERIALITAS DENGAN BUKTI AUDIT
Materialitas merupakan satu di antara berbagai faktor yang mempengaruhi pertimbangan auditor tentang kuantitas (kecukupan) bukti audit. Dalam membuat generalisasi hubungan antara materialitas dengan bukti audit, perbedaan istilah materialitas dan saldo akun material harus tetap diperhatikan. Semakin rendah tingkat materialitas, semakin besar jumlah bukti yang diperlukan. (hubungan terbalik). Semakin besar atau semakin signifikan suatu saldo akun, semakin banyak jumlah bukti yang diperlukan.

D.   RISIKO AUDIT
Dalam perencanaan audit, auditor harus mempertimbangkan risiko audit. Menurut SA Seksi 312 Risiko Audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan Audit, risiko audit adalah risiko yang terjadi dalam hal auditor, tanpa disadari, tidak memodifikasi pendapatnya sebagaimana mestinya, atas suatu laporan keuangan yang mengandung salah saji material. Semakin besar keinginan auditor dalam menyatakan pendapatnya yang benar , semakin rendah risiko audit yang akan ia terima.Misalnya “Jika diinginkan keyakinan 99% maka resiko audit yang akan ia terima sebesar 1%.”
Auditor merumuskan suatu pendapat atas laporan keuangan sebagai keseluruhan atas dasar bukti yang diperoleh dari verifikasi asersi yang berkaitan dengan saldo akun secara individual atau golongan transaksi. Tujuannya adalah untuk membatasi risiko audit pada tingkat saldo akun sedemikian rupa sehingga pada akhir proses audit, risiko audit dalam menyatakan pendapat atas laporan keuangan sebagai keseluruhan akan berada pada tingkat yang rendah.

E.   MODEL RISIKO AUDIT
Model  risiko audit dapat dinyatakan secara kuantitatif sebagai berikut :
AR = IR × CR × DR
Di mana :
     AR = Risiko audit (Audit Risk)
     IR = Risiko bawaan (Inherent Risk)
     CR = Risiko pengendalian (Control Risk)
     DR = Risko deteksi (Detection Risk)
Untuk menggambarkan penggunaan model tersebut, asumsikan bahwa auditor membuat pertimbangan professional untuk asersi tertentu, seperti asersi penilaian atau asersi penilaian atau alokasi untuk piutang usaha sebagai berikut :
AR = 5%, IR = 90%, dan CR = 20%
Risko deteksi dapat ditentukan dengan menyelesaikan model tersebut sebagai berikut :
                                  DR   = (AR)/(IR × CR)
                                          = 0,05/(0,9 × 0,2)
                                          = 0,28

F.    MENILAI KOMPONEN RISIKO AUDIT
1.      Risiko  Melekat (Inherent risk)
Risiko bawaan/melekat adalah kerentanan suatu saldo akun atau golongan transaksi terhadap suatu salah saji material, dengan asumsi bahwa tidak terdapat kebijakan dan prosedur struktur pengendalian intern yang terkait.Penilaian risiko bawaan/melekat merupakan pertimbangan mengenai hal-hal yang mungkin memiliki dampak yang mendalam terhadap asersi-asersi untuk semua atau banyak akun dan hal-hal ang hanya berkaitan dengan asersi spesitifk untk suatu akun spesifik.
Risiko bawaan/melekat dapat lebih besar untuk beberapa asersi daripada untuk asersi-asersi lainnya. Risiko bawaan muncul secara independent dari audit laporan keuangan. Oleh karena itu, auditor tidak dapat mengubah tingkat actual dari risiko bawaan. Akan tetapi, auditor dapat mengubah tingkat risiko bawaan yang dinilai. 
2.      Risiko Pengendalian (Control risk)
Risiko pengendalian adalah risiko terjadinya salah saji material dalam suatu asersi yang tidak dapat dicegah atau dideteksi secara tepat waktu oleh struktur pengendalian intern entitas.
3.      Risiko Deteksi  (Redection Risk)
Risiko deteksi adalah risiko sebagai akibat auditor tidak dapat mandeteksi salah saji material yang terdapat dalam suatu asersi.Risiko deteksi dapat dinyatakan sebagai suatu kombinasi dari risiko prosedur analitis dan risiko pengujian terinci. Dalam menentukan risiko deteksi auditor juga harus mempertimbangkan kemungkinan akan membuat suatu kekeliruan.Dalam perencanaan audit, suatu tingkat risiko deteksi yang direncanakan dapat diterima untuk prosedur analitis dan pengujian terinci ditentukan untuk setiap asersi yang signifikan dengan menggunakan model risiko audit.

Sumber :
Puradireja, Kanaka dan Mulyadi. Auditing, Edisi 5, Cetakan ke 1. Jakarta: Penerbit Salemba Empat, 1997.
Halim, Abdul MBA. Akuntansi, Edisi 2. Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2001.
Jusup, Al. Haryono (2001). Pengauditan. Buku 1. Yogyakarta: Bagian Penerbitan STIE YKPN




Kamis, 10 Desember 2015

CARA PEMESANAN ONLINE SOPHIE PARIS



            Hallo para pecinta sophie... J Kini Sophie Paris semakin memanjakan para member setianya, yaitu dengan menerbitkan aplikasi Sophie Mobile yang dapat diakses melalui handphonemu. Cukup dengan mendownload Shophie Mobile atau www.sophieparis.com dari Google play, kamu dapat dengan mudah mengorder atau mengecek stok produk yang kamu inginkan tanpa harus repot datang ke Business Center atau Sophie Storenya. Dan untuk pemesanan pertama biasanya kita diberikan diskon sebesar Rp 30.000, lumayan kan? Cara order onlinenya mudah ko. Berikut langkah-langkahnya :
1.      Aktifkan akun Sophie Mobile terlebih dahulu dengan mengisi lengkap data pribadi dengan benar
2.      Setelah masuk lalu pilih menu beli atau gambar keranjang
3.      Masukkan nama atau kode produk yang akan dipesan
4.      Pilih cek stok untuk mengetahui ketersediaan produk yang kita inginkan
5.      Apabila produk yang kita inginkan tersebut tersedia, lalu klik menu gambar keranjang atau pesan sekarang
6.      Lalu kita bisa memilih tambah apabila kita ingin menambah produk yang ingin kita pesan atau pilih perbarui keranjang belanjaan bila kita ingin merubahnya.
7.      Apabila sudah selesai memilih produk yang kita ingin pesan, disitu kita bisa melihat berapa harga dan bonus yang kita dapatkan dan pilih menu Selesai Berbelanja
8.      Kemudian pilih kemana barang akan dikirim, klik  Lanjut
9.      Pilih metode pembayaran klik Lanjut
10.  Pastikan pesanan kita sudah benar, lalu klik Pesan Sekarang
11.  Terakhir, infoice akan dikirim ke email kita sebagai konfirmasi.
Demikian sedikit info yang dapat saya sampaikan. Selamat mencoba dan Salam Sophie.

TIPS MERAWAT KUCING DENGAN BAIK



            Mau memelihara kucing, tapi takut dan bingung? Sebenarnya memelihara kucing itu lumayan mudah kok. Yang terpenting adalah kita harus menyayanginya terlebih dahulu. Dengan rasa sayang itu, kita dapat merawat dan memperhatikan kucing kita dengan baik. Dari pola makan untuk si kucing, kebersihannya, sampai dengan kebutuhannya pasti bisa terkendali.                          

            1.      Makanan dan Minuman Untuk Kucing

Kita harus memperhatikan makanan dan minuman untuk kucing anggora kita. Ada banyak sekali produk makanan untuk kucing anggora. Kita harus menyeleksi produk makanan apa yang baik untuk kucing peliharaan kita. Karena tidak semua produk makanan itu baik untuk si kucing. Biasanya, produk makanan yang berkaleng (makanan basah) tidak baik untuk kesehatan si kucing. Makanan kalengan ini dapat berpengaruh terhadap bulu dan umur kucing peliharaan kita. Kita pasti tidak ingin kan kucing kesayangan kita bulunya rusak atau cepat mati. So, perhatikanlah makanannya dan usahakan berikan makanan yang kering saja.
            2.     Membersihkan Kandang Kucing

Ketika kita memutuskan untuk memelihara kucing anggora, kita harus siap juga untuk merawat kucing peliharaan kita, khususnya kandang kucing. Karena kandang kucing anak menimbulkan berbagai penyakit yang menyerang kucing peliharaan kita jika kandang kucing tidak dibersihkan secara rutin.
Kita bisa membersihkan kandang kucing peliharaan kita seminggu sekali. Jangan lupa gunakan desinfektan untuk membersihkan kandang kucing.Selain itu, tempat dan pasir yang digunakan untuk membuang kotoran kucing juga harus dibersihkan. Kalau tempat dan pasir tempat buang kotoran tersebut harus dibersihkan setiap hari karena jika tidak dibersihkan, maka akan mengeluarkan bau yang tidak sedap dan dapat menimbulkan berbagai penyakit pula bagi kucing peliharaan kita.
Ukuran kandang kucing juga harus diperhatikan agar kucing peliharaan kita merasa nyaman. Ukuran kandang harus disesuaikan dengan berat dan ukuran kucing. Jika kita kurang faham menganai hal ini, kita bisa langsung bertanya di pet shop terdekat.

          3.     Cara Memandikan

Khusus untuk mandi anti jamur atau bakteri, sebaiknya pertama kita harus periksa terlebih dahulu bagian-bagian yang terserang jamur, karena bagian tersebut harus terkena sampo dan sikat pada saat kita mandikan. jamur atau kutu biasanya banyak menyerang pada bagian ketiak, dagu, pangkal paha, pangkal ekor, untuk scabies biasanya pada sekitar telinga.

Basahi semua pada tubuh kucing dengan air, khusus untuk kitten sebaiknya menggunakan air hangat. pastikan tubuh kucing basah merata sampai ke kulitnya, karena tidak akan efektif jika shampo pengobatan tidak mencapai kulit.

Shampoin hingga merata kesuluruh tubuh dengan cara dipijat-pijat, supaya shampo dapat meresap hingga ke akar bulu. Setelah shampo merata lalu sikat hingga bersih. Dan perlu kita ingat jangan sampai shampo mengenai bagian wajah (hidung dan mata). selesai memberikan shampo maka tunggu beberapa menit 5-10 menit supaya lebih efektif membersihkan dan menuntaskan jamur maupun kutu.

Setelah 5-10 menit lalu bilas tubuh kucing dengan air usahakan bilasnya sampai bersih. Setelah itu keringkan kucing dengan handuk/kanebo kemudian pakailah pengering blower/hairdryer supaya tubuh kucing benar-benar kering sambil disisirin supaya menghilangkan atau mengangkat bulu-bulu yang sudah mati dan mempercepat pengeringan bulu rambut kucing.
 
Yang terakhir pastikan bulu benar-benar kering hingga sampai kulit, karena jika bulu kucing masih basah akan menimbulkan kelembapan yang cocok untuk tumbuhnya bakteri maupun jamur.

Sumber :
http://semuakucing.blogspot.com/2014/11/cara-memandikan-kucing.html
http://www.duniaq.com/cara-merawat-kucing-anggora-dengan-benar/